Menu

TRAMTIB HIMBAU WARGA KOTA TIDAK BERSEDEKAH DI TRAFFIC LIGHT

  • Kamis, 28 Agustus 2008
  • 602x Dilihat
TRAMTIB HIMBAU WARGA KOTA TIDAK BERSEDEKAH DI TRAFFIC LIGHT
Maraknya gelandangan dan pengemis (gepeng) serta pedagang di persimpangan jalan (traffic light) membuat Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar harus bekerja ekstra keras. Padahal berbagai upaya telah dilakukan mulai dari menyiagakan petugas hingga melakukan penertiban secara insidentil. Mengingat hasilnya belum maksimal, Dinas Tramtib kembali membuat terobosan dengan menyebarkan brosur. Isinya mengajak warga masyarakat agar tidak bersedekah ataupun berbelanja di persimpangan jalan (traffic light). Ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (28/8), Kadis Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar Drs. I B M Brahmaputra MM didampingi Kasubdin Satpol PP I Nyoman Ambara SH mengatakan bahwa keberadaan gepeng dan pedagang di traffic light, sangat tergantung pada peran serta masyarakat. “Kami ingin mengatasi masalah ini dari berbagai sisi. Mengingat keberadaan gepeng dan pedagang asongan di persimpangan jalan terkait erat dengan peran masyarakat yang memberikan sedekah maupun sebagai pembeli. Kuncinya ada pada masyarakat. Bila masyarakat tidak memberikan sedekah atau tidak berbelanja di persimpangan jalan, tentu secara perlahan permasalahan ini bisa ditekan” kata Brahmaputra. Ditambahkannya, isi brosur pada intinya mengajak masyarakat ikut mewujudkan Denpasar sebagai kota berwawasan budaya, dengan cara tidak memberikan sedekah kepada gepeng serta tidak berbelanja pada pedagang yang berjualan di tempat fasilitas umum (traffic light). Adapun tempat-tempat penyebaran brosur ini meliputi tempat strategis yang biasa dipergunakan gepeng dan pedagang melakukan operasinya seperti persimpangan Jalan Maruti, Jalan Waribang, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Dewi Sartika. Penyebaran brosur ini menurut Brahmaputra cukup efektif dan masyarakat pun menyambut positif. Sebanyak 2000 lembar brosur yang disebar pada tahap pertama habis dalam beberapa jam. Menurut rencana, penyebaran tahap kedua akan dilanjutkan Senin (1/9) mendatang dengan melibatkan pihak Kecamatan. Penyebaran dilakukan di beberapa titik seperti di Kecamatan Dentim (persimpangan Tohpati), Kecamatan Denut (persimpangan Jalan Maruti), Kecamatan Densel (Benoa) dan Denbar (di Jalan Teuku Umar). Sementara itu kawasan perempatan Ubung dan Mahendradatta masih ditangani petugas Dinas Tramtib dan Satpol PP Kota Denpasar. (gun)