Menu

ENAM FUNKER DICIDUK

  • Jumat, 04 Desember 2009
  • 917x Dilihat
ENAM FUNKER DICIDUK
Lama tak terdengar,nenerapa hari belakangan ini para pengamen jalanan atau yang dikenal funker kembali marak di Kota Denpasar. Mereka duduk duduk di pertigaan atau disamping traffic light seperti yang terjadi di Jln. Serma Mendra,sanglah. Lantaran aktifitasnya dinilai mengganggu warga, maka keenam funker tersebut, Rabu Kemarin 2/12/2009 diciduk petugas Tramtib. Menurut Kabid Opsbangtas Sat.Pol.PP I Nyoman Ambara,SH " mereka sebenarnya sudah lama dikeluhkan warga.Tapi setelah kami turun,mereka menghilang. Akhirnya kami sepakat turun dengan pakaian preman dan mereka baru berhasil kami tertibkan.Menurutnya lagi keenam pungker tersebut kini diamankan di ruang pembinaan Dinas Tramtib dan Sat.Pol.PP. Setelah disidik, rencananya Jumat ( 4/12 ) besok mereka digelandang ke PN denpasar untuk disidangkan. Berdasarkan hasil pendataan, keenam pungker tersebut berasal dari beberapa daerah. Bukan hanya dari Jawa, tapi ada juga yang mengaku dari Bali. Mereka adalah Indra asal banyuwangi,Suardi jln. sekar jepun, IGN Puspala darma mambal, Maharizal Jember, Rudi Pradyanto Tuluagung ,Asep Monang Maning Denpasar dan Ade Rusyandi Asal Jakarta