42 USAHA TERANCAM DISEGEL
Seperti diketahui, pada Senin 12 Juli 2010 lalu, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Tramtib dan unsur terkait lainnya menyegel 7 usaha. Ketujuh usaha itu yakni 2 Circle K dijln Wr. Supraptman, Kesiman Dentim, dan Jln. Ayani Utara, 2 Mini mart di Jl By Pas Ngurah Rai, Sanur dan Jalan Danau Pso No. 78, Sanur, 2 Indo mart di Jalan Pulau Kawe dan Jl. Teuku Umar No. 58 Denbar serta 1 Inti Mart di Jln A. Yani Utara.
Sedangkan 42 tempat usaha yang tidak mengantongin ijin prinsip ini terdiri dari 25 Circle K, 2 mini mart, inti mart, indo mart, orange mart, petto mart, swalayan SE, Tohpati, Lucky mart, toko sepatu bata, jln Gatot Sobroto Barat, Lily Cristal, Chitose, salon lely nice dll.
Plt. Kadis Tramtib dan Sat.Pol.PP Kota Denpasar, Ketut Nick Nata Wibawa didampingin Kabag Humas Setda Kota Denpasar Made Erwin Suryadharma Sena Selasa 13 Juli kemarin menegaskan ke-42 tempat usaha, selain 7 usaha yang disegel sebelumnya, memang belum mengantongin ijin usaha toko modern. Ada beberapa memang sudah memiliki IMB,SITU HO,TDP, Maupun SIUP, tapi tidak mengantongin IUTM.